Selasa, 23 November 2010

Ujian

1.        Sesungguhnya kesedihan. kesakitan, kegundahan, dan berbagai penderitaan
lainnya merupakan penghapus berbagai dosa dan maksiat yang pernah kita
lakukan.
        "Dari Abu Sa'id dan Abu Hurairah r.a. dari Nabi saw., beliau bersabda:
"Seorang muslim yang tertimpa penderitaan, kegundahan, kesedihan,
kesakitan, gangguan, dan kerisauan, bahkan hanya terkena duri, semuanya
itu merupakan kafarat (penebus) dari dosa-dosanya." (H.R. Bukhari dan
Muslim)
2.        Ujian merupakan perahu yang akan menghantarkan kita pada kebaikan.
        "Abu Hurairah r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Barang siapa
yang dikehendaki Allah mendapatkan kebaikan, maka Allah swt. akan
memberinya cobaan." (H.R.Bukhari)
3.        Ujian menjadi sarana untuk mendapatkan ridha dan cinta-Nya.
        "Anas r.a. berkata: Nabi saw. bersabda, "Sesungguhnya besarnya pahala itu
tergantung dengan besarnya cobaan. Sesungguhnya apabila Allah Ta'ala itu
mencintai sesuatu kaum maka ia mencobanya, barang siapa yang rela
menerimanya maka ia pun mendapat keridhoan Allah dan barang siapa yang
murka maka ia pun mendapat murka Allah". (H.R.Tirmidzi)
4.        Ciri keislaman seseorang telah sempurna adalah apabila ditimpa musibah
ia mampu bersabar dan kalau dikaruniai nikmat bisa beryukur.
        "Abu Yahya Shuhaib bin Sinan r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw.
bersabda: "Sangat mengherankan keadaan seorang mukmin itu, segala keadaan
dianggapnya baik dan hal ini tidak akan terjadi kecuali bagi seorang
mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan ia bersyukur maka itu lebih baik
baginya, dan apabila ditimpa penderitaan ia bersabar maka itu lebih baik
baginya". (H.R.Muslim)
 
 
Wallahu A'lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar